Maunya Rukyah Syar’iyyah… Tapi… (3)

Makin lama kutunda cerita ini makin banyak yang protes, kayaknya aku musti cepat-cepat selesaikan malam ini juga. Hal-hal yang kuceritakan di sini terjadi bukan atas kemauanku. Untung saja anak-anak sudah tidur selama peristiwa itu berlangsung. Kalau tidak, aku tidak akan banyak punya kesempatan untuk menggali lebih jauh mengenai orang yang didatangkan iparku itu. Aku mendengar…

Iklan

Maunya Rukyah Syar’iyyah… Tapi… (2)

Ok kita teruskan lagi cerita sebelumnya ya... sampai mana tadi?  Oh ya, sampai aku membuatkan kopi pahit dan kopi manis. Sambil mengaduk kopi, aku bilang ke kak Ita, saudara muslimah yang sedang berjuang untuk kaffah dalam berislam, bahwa aku sudah berbicara dengan tante dan mengatakan bahwa kata tante ini hal biasa.  Kak Ita menyatakan keraguannya,…