Ketika suatu kejadian yang tak diinginkan menimpa, seseorang  bisa mengartikannya sebagai musibah.  Namun bagi  yang beriman kepada Allah SWT,  mengalami  kejadian baik atau buruk,  adalah suatu berkah dan kesempatan untuk meningkatkan keimanannya.  Diresapi dengan penuh kesabaran atau kesyukuran,   iman akan terasa manisnya di lubuk hati.

Kenapa tiba-tiba aku ‘meracau’ seperti ini?  Aku sebut ‘meracau’ karena  aku bukan ustadzah seperti yang disangkakan Anis 😉 , bukan pula orang yang kelihatan sholehah.  Itu bila orang mengukurnya dari gaya berpakaian, seberapa sering mengikuti pengajian,  mengikuti ceramah di media-media publik.  Intinya aku tidak sedang berdakwah.    Aku hanya sedang merenungi kejadian demi kejadian yang pernah menimpaku.  Secara aku orang yang introvert, introspeksi adalah kegiatan sehari-hari 😉  Sorry bukan riya, ini udah bawaan orok kekeke…

Balik lagi ke nikmat iman.  Sekarang aku sudah paham mengapa Nabi Ayyub as bertahan dengan cobaan bertubi-tubi dari kehilangan harta benda yang pernah dimilikinya  secara berlimpah,  meninggalnya anak yang disayangi, ketambahan  menderita penyakit kulit yang maha berat.

Cobaan yang kualami tidak seberat itu, hanya kecopetan berkali-kali saja.  Secara Jakarta gitu loh.

Riwayat pertama,  di tahun-tahun awal aku bekerja di Jakarta, aku pernah 2 kali dibuntutin gerombolan copet dan nyaris kena.   Kayaknya waktu itu copetnya masih trainee.

Kejadian kedua  September 2008,  O2 Zinc-ku ada yang memungut dari dalam tas, pas kecelakaan Ramadhan 2 tahun yang lalu.

Ketiga,  aku kecopetan dompet di bis, yang ajaibnya menemukan jalan pulang kembali ke rumah (ada yang nganterin lengkap dengan isinya,  hanya uang tak seberapa yg hilang).

Keempat, ketika aku sedang jalan di jembatan penyeberangan depan kantor Unilever, giliran Blackberry Curve yang diambil.

Dan kelima, semoga terakhir, dompet lagi, ditempat yang sama dengan kejadian keempat.  Dompet yang sama yang pernah diambil orang pada kali ketiga.

(to be continued… abis kepanjangan sih!)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s