Eh hehee…  nongol lagi dari pengasingan 😛

Tapi ini pengasingan yang produktif.  Selalu harus begitu.

Jadi ceritanya, aku berhasil mengalahkan jerawat.  Dan sebagai efek sampingnya, aku menemukan informasi berharga yang telah kubuktikan kebenarannya tentang…………. pelangsingan badan 😛

Iya iya, aku pasti akan bagikan di sini, secara gratis! Walaupun ketika aku mencari informasi itu harus dengan keluar biaya beberapa ratus ribu rupiah.  Tapi sepadan dengan apa yang kudapatkan sih.  Selalu ada cost of learning untuk segala hal, kan 😉

Ketika aku cerita soal jerawat yang bermunculan secara tak diundang 3 bulan yang lalu, aku sempat mengira  ini ada hubungannya dengan hormon.  Tapi ternyata tidak terlalu tepat.  Tidak tepat, tepatnya.  Yang tepat adalah disebabkan oleh penanganan yang tidak tepat terhadap suatu masalah. Kekeke…

Aku sebelumnya yakin sekali, kalau peradangan kulit itu disebabkan oleh keberadaan racun-racun yang mengendap di dalam lemak bawah kulit, yang membuat sistem imunitas tubuh lumpuh terhadap jamur, kuman dan sebagainya.  Yang mana racun-racun tersebut ada disitu karena asupan nutrisi kita juga sih, yang ditumpangi oleh bahan-bahan polutan yang tidak alami bagi tubuh.   Jadi jangan salahkan yang lain kalau kita masih doyan mengonsumsi makanan yang sudah terpapar pestisida, diolah dengan pengawet, pewarna, pengenyal, pelembut, pembusa, perenyah, dan sebagainya.  Belum lagi kalau makannya tidak halalan thoyyiban.   Ah ha, semua penyakit berasal dari perut, ingat kan, ajaran Rosulullah?

Nah.

Karena aku termasuk health freak, aku termasuk yang menjaga asupan nutrisi supaya tidak terlalu banyak polutan yang masuk ke tubuh (hare gene, sulit sekali menghindar dari makanan yang mengandung racun 😦 )

Maka aku heran sekali dengan masalah jerawat ini.

Aku ingat ketika satu dua jerawat pertama muncul.   Aku memang sedang coba-coba minum kapsul Jati Belanda yang katanya bisa membuat putri-putri keraton tahan lapar dan langsing-langsing.  Terus terang saja, untuk perempuan seumurku, menjadi gendut sering dianggap tak terhindarkan.   Namun aku selalu mencoba untuk menganulir mitos tersebut, menimbang beberapa seleb bisa melakukannya walaupun mereka pasti mengeluarkan banyak uang untuk perawatan asset duniawinya itu.

Nah, katanya Jati Belanda ini peluruh lemak.  Mungkin ketika aku minum, sebagian lemak  wajah chubby ini ada yang langsung mencari jalan pintas keluar lewat kulit.  Dan karena aku nggak se-steril itu, jadilah jerawat.  Iklan Jati Belanda mengungkapkan, katanya lemak keluar lewat faeces, tapi aturan itu mungkin tidak berlaku bagi lemak di bagian wajah.  Karena tempatnya jauh dari anus mungkin wkkkkk  :))

Untuk mengenyahkannya, aku mulai coba-coba minum pil anti acne impor dari daratan China.   Yeah yeah….aku memang suka coba-coba, ok 😉  Yang ternyata, efeknya malah menambah parah lemak yang keluar langsung lewat wajah.  Mungkin cara kerjanya memang begitu, mengeluarkan dulu seluruh lemak dari bawah kulit yang menjadi biang kerok penadah racun penyebab eksim, jamur, jerawat dan sodara-sodaranya.   Tadinya kukira ini hanya berlangsung sebulan, bila aku sabar bertahan, mudah-mudahan setelah lemak wajah habis terbitlah kinclong.  Namun harapan tinggallah harapan 😛   Kesian deh gw.

Entah ini berhubungan atau tidak, aku kebetulan coba-coba resep detoks batu empedu dengan cara makan apel 5 biji setiap hari dalam 5 hari berturut-turut (pektin apel melembutkan batu empedu katanya), yang diakhiri  dengan minum garam inggris dan minyak zaitun  untuk  membantu pengeluarannya lewat faeces.   Yang entah berhasil entah tidak, aku nggak sempat menemukan batu berbentuk butiran pasir apapun, yang katanya bisa sampe 50 sampe 100 biji keluar.  Bisa jadi karena aku memang nggak punya masalah dengan batu empedu sebelumnya.   Sedangkan yang bertestimoni kemujaraban resep detoks itu sebelumnya sudah divonis harus dioperasi untuk pengeluaran batu 😛

Yang jelas, selain melakukan detoks, aku juga menghentikan program minum pil anti acne itu.  Hasilnya, jerawat sukses makin berkurang hingga akhirnya tidak ada peradangan lagi.  Perawatan jerawatku hanya standar saja kok, pakai produk jerawat yang banyak di pasaran.

Kabar paling akhir, aku sedang coba-coba cari cara untuk menghilangkan bekas-bekasnya hihihi… 😀  And the  journey continues……

.

.

.

Ah ya, soal pelangsingan badan buat cerita besok lagi aja ya 😉

Iklan

6 pemikiran pada “Mengalahkan Jerawat

  1. yach.. bersambung 😦
    urusan tahan lapar ituh, penasaraaan..

    D, bekas-bekas jerawat biasanya dengan mudah akan hilang.. sabar aja. 😀

    hihi… makasih bundo 😀 banyak kok krim yang bsia dipake. Yang penting nutrisi kita halalan thoyyiban ya bun 😉

  2. mbaak…ditunggu cerita selanjutnya…
    *selalu tertarik kalo ada tips-tips pelangsingan…xixixixi*

    Ok, ok Jess.. satu-satu ya… abis banyak sih info yang kutemukan… dan kucoba dulu untuk pembuktikannya 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s