Ha!  Jadi beberapa bulan terakhir aku resmi menjadi jurnalis sekaligus editor berita untuk urusan publikasi kegiatan di internal perusahaan.   Ini sesuatu yang tidak terlalu sulit namun sungguh membuat mood untuk menulis blog dengan gaya meracau yang biasa, lenyap.  Padahal menurutku gayaku yang simpang siur itu asyik buat yang baca.   Menunjukkan gaya kreatif abstrak.   Sedangkan menulis  berita resmi harus runtut dengan gaya bahasa super jaim.

Tapi mungkin juga ceritanya bagai anekdot kocak yang ini :  seorang ibu mendatangi dokter minta diobati karena sering kentut.   ”Untung saja tidak bau dan tidak bunyi,” katanya.    Dan dokter pun mengobati ketuliannya dan daya penciumannya.

Jadi postingan yang menurutku asyik, menurut orang lain mungkin hanyalah cetusan tak jelas dari seseorang yang sotoy atau frustasi.   Halah 😉

Rasanya aku ingin kembali ke masa-masa ”sotoy dan frustasi” itu.  Agar bisa menulis, rasanya lebih nyaman dengan semangat bebas liar dan nakal.   Sehingga agak tidak enak menjadi terlalu dewasa dan sabar, karena kebanyakan orang tidak begitu menikmati keheningan jiwa.  Sukanya malah pada yang seru atau yang saru.   Berharap suatu saat aku bisa sampai pada kemampuan mengungkapkan keheningan dengan indah. *Photography anyone?*   Kata-kata,  walaupun tidak dibunyikan, tetap saja sebentuk makhluk yang ribut.

Apapun alasannya, tulisan adalah sebentuk curhat kepada sesuatu, dan orang yang sabar dan ikhlas tidak  perlu curhat pada sesuatu yang fana.

Aku menulis sebenarnya memang untuk terapi.  Aku hanya ingin curhat pada diri sendiri, namun tidak keberatan bila ada yang mengetahui curhatku.  Aku orang yang introvert namun berusaha untuk membuka jendela Johariku selebar mungkin untuk mencegah orang salah paham akan diriku.  Karena orang introvert rentan disalahpahami,  betul tidak?

Suara Hati (SuHa) :  memangnya, kamu sudah memahami dirimu sendiri?

D         :  Ha!  Iya juga ya.  *jadi mikir*

SuHa :  Jadi,  wajar kan bila orang lain salah paham padamu?

D         :  Iya, tapi jangan banyak-banyak lah   😀

Ini adalah tulisan pemanasan *mudah2an*.

Iklan

3 pemikiran pada “Ha!

  1. Hore , Libur libur nulis

    Nb
    Surel apaan sih

    Hehe emang lagi iseng banget 🙂 , kalo males diturutin, nggak bakal ada habisnya.
    Surel : surat elektronik alias email.

  2. pemanasan ud cukup kaya’nya D.. hayuk, hajar lageehhh..!!!
    **rindu hajaran yang indah darimu, sista..

    haduh gawat nih… mesinnya jadi dingin lagi.. hihihi… gimana ntar deh.

  3. aku juga berpikir tentang bagaimana menjadi diri sendiri.
    ketika dorongan pekerjaan di perusahaan memaksa harus melakukan ini itu,
    saatnyalah untuk mengikuti pola-pola yang menjadikan diri kita ‘gue banget’.

    nice posting Qommm

    Dalam upaya menghayati tanggung jawab pekerjaan, kadang diri sendiri menjadi berubah kadang hilang. Itu terjadi padaku Elmoudy.
    Ah kalo gw jadi aktor kayaknya bisa dapet oscar 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s