Ha!  Katanya Dunia masih tetap benda yang sama dari hari ke hari.  Pola-pola yang sama selalu berulang dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun.   Untuk yang beredar di sekitarku, atau aku di sekitar mereka, aku habis komentar.   Untuk negeri ini juga, aku bosan komentar.   Hanya untuk diriku, aku punya yang harus dikatakan.

Dunia berubah sebagaimana berubahnya aku.  Ia selalu menjadi tempat yang berbeda setiap kali aku keluar kepompong  (tentang kepompong, aku sudah sering keluar dan masuk.  Bagaimanapun aku adalah manusia introvert).

Dua belas tahun lalu pasti aku ikut boikot bayar pajak.

Dua tahun kemudian aku pasti ‘cuman’ benci Gayus.

Namun kini,  aku mulai  paham dengan pola besar yang ada di dunia:  Gayus hanya jiwa yang sedang dalam titian.

Dan bila dipandang baik-baik,  diriku, kamu, mereka semua yang masih hidup adalah orang yang sama-sama sedang dalam titian.   Semua orang menjalani konsekuensi dari setiap pilihan-pilihannya.

Yang tidak sedang dalam titian adalah mereka yang sudah tidak punya kesempatan untuk memperbaiki semua dalam waktu hidupnya.

Oleh karena itu, bagi semua kejadian yang muncul di dunia tempat ku berada, aku tidak punya komentar apa-apa lagi.

Katanya bumi sudah mulai menua, sudah tidak bisa lama bertahan lagi dari ulah manusia yang rusak.

Ha! Untuk yang ini,  dua belas tahun yang lalu aku pasti akan bergabung dengan Green Peace (namun dua belas tahun lalu bumi belum terasa setua ini).

Dua tahun kemudian aku pasti bercita-cita dan berusaha membangun rumah hemat energi ramah lingkungan.

Namun sekarang, aku hanya ingin melakukan hal yang baik,  agar dapat akhir yang baik.

Karena hanya akulah yang berada dalam kendaliku, tidak bumi ini.   Lagian, tubuhku juga bukan milikku.

Oleh karena itu, bagi semua peristiwa yang terjadi pada diriku atau keluargaku,  di dunia ini, aku tidak punya komentar apa-apa lagi.  Setidaknya untuk saat ini.

*Maafkan bila blog ini kosong terlalu lama*

Iklan

2 pemikiran pada “Dalam Titian

  1. Oleh karena itu, bagi semua kejadian yang muncul di dunia tempat ku berada, aku tidak punya komentar apa-apa lagi.

    O, ini benar-benar my D yang baru.. 😉

    Iya, mungkin aku lagi silap. Apa bener itu aku yang nulis? wkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s