Saatnya….   curhat!   😀

Sebagai resolusi tahun ini, aku ingin menjadi alam, menjadi lantaran, menekan ego seluas-luasnya.    Karena itulah hakikat manusia :  tidak wujud.  Yang wujud hanya Dia, kau tau Siapa yang kumaksud kan? 

Dengan ego, manusia memaksa diri untuk menjadi wujud, dan seiring dengan itu adalah jaminan kegagalan yang penuh.     Manusia dengan segala keistimewaannya, dengan segala kemampuannya yang dilebihkan dari segala makhluk Allah yang lain, perlu berjuang dalam melawan egonya, yang selalu berusaha untuk membuat dirinya menjadi pemenang atas segala ambisinya. 

Ketika balik dari satu peperangan yang dahsyat melawan kaum musyrikin, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud :

Kita baru kembali dari satu peperangan yang kecil untuk memasuki peperangan yang lebih besar. Sahabat terkejut dan bertanya, “Peperangan apakah itu wahai Rasulullah ? ” Baginda berkata, “Peperangan melawan hawa nafsu.”

(Riwayat Al Baihaqi)  , dikutip dari http://kawansejati.ee.itb.ac.id/

Hmmm…  

Ketika pada saat ini peperangan di Gaza bergejolak, dan seluruh dunia ikut bergejolak bersamanya, dalam hati aku ingin bersama mereka, para syahid dan syahidah.   Namun Allah berkenan menempatkan diriku di wilayah yang berbeda, yang tidak sebanding antara manfaat dan mudharatnya bila aku berangkat ke sana.  Demikian Allah telah membagi-bagi jalan cerita umat manusia sesuai dengan pengetahuan-Nya, kuasaNya, dan kehendak-Nya.

Tapi rupanya dalam mencapai resolusi itu, aku harus menata hati dulu, karena masih sangat banyak penyakit yang harus disembuhkan di dalam sini.    Diantara penyakit hati adalah sum’ah,  riya’,  ujub,  cinta dunia,  gila pangkat,  gila harta,  banyak bicara,  banyak makan, hasad,  dengki,  ego,  dendam, buruk sangka,  mementingkan diri sendiri, pemarah, tamak,  serakah, bakhil, sombong dan lain-lain

Hal yang harus kuketahui, kupahami dan kuingat-ingat adalah :

Selama hawa nafsu tidak dapat diperangi selama itulah seseorang tidak akan tertuju kepada ALLAH.   Tidak akan dapat benar-benar berkhidmat kepada ALLAH. Tidak akan jatuh cinta dengan ALLAH.   Tidak akan memberi ketaatan yang sesungguhnya kepada ALLAH.

Ya Allah, Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Malik, Ya Quddus, Ya Salam, beri pertolongan hamba-Mu…

Iklan

7 pemikiran pada “Menata Hati

  1. wakakakak.. ini dia orang paling lama tiarap di tahun 2008 😛 Akhirnya nongol juga.
    Ati2 ama fesbuk, bisa bikin orang amnesia pernah punya blog. buktikan sendiri.

  2. hakikat manusia : tidak wujud. kalo dipikir-pikir benar juga.
    berarti selama ini kita diajari yg bukan hakikat atau hanya harfiah saja.
    eh, banyak makan juga termasuk penyakit hati ya. thanks infonya. ada seseorang yg perlu diingetin nih 🙂

  3. @Noe: yup. Kalau Allah bersifat wujud, manusia itu sebaliknya.
    @omiyan: salam kenal ya. Btw anda laki2 atau perempuan? Saya pernah berkunjung balik tapi belum menemukan informasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s