“Besi kaleng koran koran…!” dari jauh sudah terdengar teriakannya menjalari jalan di komplek rumahku. Setelah lewat di depan rumah, dia menghilang di ujung jalan perbatasan komplek dengan perkampungan penduduk asli. Sempat dulu mengobrol dengan para pengumpul besi tua dan koran bekas itu. Satu kilo dihargai 500rupiah. Barang yang terkumpul dimanfaatkan untuk bahan sesuatu yang baru.

Ci Ita juga di rumahnya di Grogol sekarang kulakan kemasan plastik bekas, untuk dijadikan bahan baku tas anyaman. Sekilonya dihargai 5000 dengan syarat telah dalam kondisi bersih. Usaha yang benar2 mulia dan memecahkan masalah sampah anorganik. Walaupun perputaran uangnya sangat kecil nilainya.

Aku menunduk malu pada mereka. Dalam keterbatasan mereka masih tetap bersemangat mencari rejeki yang halal. Sedangkan aku, dalam kecukupan masih saja merasa ada sesuatu yang kurang.

Sesuatu seperti telah menamparku. Teteh pengasuh anak2 di rumah memutarkan gajinya untuk kulakan barang kredit. Semua berkat pergaulannya yang luas dengan teman2nya di komplek ketika ada kesempatan keluar rumah : belanja sayuran, mengantar anak2 sekolah dan ke mesjid. Selalu saja ada yg perlu barang terutama pada event lebaran. Teteh membelikan barang yg mereka perlukan sesuai pesanan, lalu menerima pembayaran cicilan dari mereka secara harian atau mingguan dengan margin mencapai 40%.

Hebatnya, usahanya berjalan lancar. Uangnya berputar terus. Aku tak peduli sebagian modalnya berasal dariku, yang jelas aku sangat hormat dengan teteh pengasuh anak2ku. Dia perempuan yg hebat.

Iklan

3 pemikiran pada “Survival Story part I

  1. Hmm…
    Sementara orang lain berusaha survive untuk hidup, aku masih juga berkutat bagaimana agar survive dari “keharusan” bekerja di weekend, atau bagaimana agar survive dari mutasi keluar Bandung…:|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s