Sudah lama aku pingin bisa berbekam pada hari dan tanggal yang diutamakan oleh Rasulullah, yang diketahui dari hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah :

“Barangsiapa yang berbekam pada hari ke tujuh belas dan kesembilanbelas serta keduapuluh satu maka dia akan mendapat kesembuhan dari segala macam penyakit.”

Setelah mengusahakan istirahat di rumah, akibat sinusitis kambuhan  yang rasanya bikin muka jadi berat dan kepala rasa dijepit tang besar itu, akhirnya aku bisa berbekam pada tengah hari bada zuhur ketika gaya tarik matahari sedang pada puncaknya, pada hari kesembilanbelas menurut tanggalan Hijriah.  Biasanya aku hanya punya waktu dibekam pada malam hari di atas jam 21 ketika anak2 sudah tidur, dan sebenarnya waktu ini kurang afdol.  Dan mumpung si Ayah lagi di Medan 😉

Yang biasa membekam aku adalah kak Ita, saudara angkatku.  Kak Ita sebenarnya adalah teman satu kursus waktu  mengikuti program NHC (Natural Healing Course) oleh pak Amin Sugiharto, dengan sponsor HPA Al Wahida dari Malaysia.  Waktu itu tahun 2006.  Yang dipelajari adalah metoda Thibbun Nabawi, pengobatan cara Rasulullah.  Belajarnya hari Minggu, di daerah Depok, selama 4 bulan lebih.  Hingga kini kak Ita tetap dekat dengan keluargaku, dan suka menginap beberapa hari dalam setiap minggunya setelah punya kegiatan di suatu PKBM di Cibinong.  Rumahnya sendiri di bilangan Grogol.

Pikir-pikir, terakhir kali aku menderita sinusitis berat adalah tahun 2002 ketika masih di Bandung, dengan gaya hidup ala bujangan yang tidak teratur.  Jadi selang waktu 6 tahun lumayan prestasi menurutku, apalagi tuntutan rutinitas hidup antara Jakarta-Cibinong adalah yang bikin seseorang yang sehat justru jadi sakit.    Dasar pemikiran aku ikut kursus NHC waktu itu justru karena tuntutan untuk merawat keluarga dan diri-sendiri dengan sebaik-baiknya, membuat setiap hari minggu pada perioda itu sangat hectic karena harus bedol desa membawa anak2 ikut ke ruang kelas,  atau menunggu di luar dengan ayahnya selama 4 jam penuh.  Maklum, teteh pengasuhnya kuliburkan setiap weekend..  Alhamdulillah kami bisa menjalani waktu yang berat itu.

Dan subhanallah, aku bisa mengenal pengobatan dengan herba, hijamah (bekam), diagnosa penyakit melalui fisiologi tubuh, dan iridologi.  Kemudian dasar2 chiropractic.  Seorang kiropraktor sebaiknya berbadan besar supaya tidak terjadi dirinya sendiri  yang kena dislokasi tulang punggung.  Jadi aku hanya bisa terapkan pada anak-anak saja hihi.

Bekam inilah yang kulakukan kemarin.   Letaknya di titik tengkuk, titik di tengah bahu kiri dan kanan, jugular vein, titik paru dan jantung, ginjal kiri dan kanan, juga di ubun-ubun kepala!  Tanggal 21 akan dilanjutkan dengan urat besar lengan atas (yang dianjurkan untuk penyembuhan sinusitis), lalu titik panggul (untuk rahim dan sekitarnya 😉 ), juga paha dan betis.  Sebelumnya minta izin dulu sama Ayah, supaya nggak diprotes nanti setelah pulang dari Medan malam ini, istrinya jadi kelihatan agak ‘beda’ hehe.. 

Peralatan Bekam Lengkap, minus kantung plastik, untuk menampung tissu pembersih darah kotor
Peralatan Bekam Lengkap, minus kantung plastik, untuk menampung tissu pembersih darah kotor

Ini peralatan yang digunakan :    

  • Sarung tangan.
  • Lanchet (jarum bekam sekali pakai) & Lanching Device (semacam pen untuk menusukkan lanchet)
  • Kop khusus & alat penyedot udara dari kop.
  • Alkohol untuk pembersih peralatan kop.
  • Kertas tissue yang banyak, untuk membersihkan kop dari darah dan pengelap alkohol.
  • Minyak But-But.

Pembekam harus mengerti bahwa darah bekam itu adalah darah kotor yang mengandung berbagai kuman penyakit, jadi dia harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk mencegah dirinya kontak dengan darah pasiennya.  Siapa tahu ada kuman Hepatitis atau lainnya yang bisa berpindah.  Keseluruhan prosesnya sendiri harus steril, persis di dalam kamar operasi dokter.

Seluruh peralatan harus steril
Seluruh peralatan harus steril

 
Kemarin, melihat jumlah darah yang keluar bikin aku langsung merasa kurus 1 kg.  Banyak banget!  Dibandingkan dengan waktu bekam2ku sebelumnya, yang dilakukan di malam hari.   Ternyata hadis itu memang terbukti benar.

Darah yang keluar dari saat berbekam
Darah yang keluar dari saat berbekam

Perasaan yang luar biasa, melihat darah kotor yang keluar berwarna merah kehitaman, dan kental seperti agar2.  Aku ingin tahu racun apa saja yang dikandung oleh darah kotor itu.  Diantaranya ada kolesterol dan purine (asam urat), dan virus atau bakteri yang bikin sinusitisku kambuh, mudah2an.  Tissue kotor langsung diflush di toilet, tidak dibakar.

Btw, kalau mau memeriksakan kandungan darah kotor seperti ini musti ke mana ya, ada yang tau nggak?

~*@*~ 

Iklan

11 pemikiran pada “Berbekam pada Waktu yang Afdol

  1. saya pernah liat temen kantor di bekam, puh ! darah nya ngocor, buanyak bgt, saya bergidik melihatnya. tp temen ku itu malah merem melek, keenakan. waktu itu saya pun ditawarin berbekam, krn takut liat darah, ga jadi deh.. entah kalo yg ngebekam nya D, mungkin bisa nekat juga saya 🙂

  2. Assalamu’alaikum, salam kenal

    Mobon dijelaskan atau diinfokan kandungan darah kental yang saya juga alami saat bekam, mohon dengan data/sumber ilmiahnya yaa, ato ada link yang menjelaskan itu. saya ksulitan mencari ‘tag’nya.

    nuhun, wassalam

  3. Abi Fathya, satu-satunya jalan untuk mengetahui ini harus datang ke laboratorium yang bisa check kandungan darah. Saya belum seiseng itu sekarang.
    Saya baru tahap menebak dari kekentalannya, darah ini bila dibiarkan di dalam tubuh (tidak dikeluarkan melalui metoda bekam) maka akan mengganggu kelancaran aliran peredaran darah dalam tubuh secara keseluruhan.

  4. Memang, bekam bisa kita jadikan media pengobatan yang ampuh. Soalnya, berbekam selain merupakan salah satu anjuran dari Rasulullah SAW, ternyata memang dapat kita rasakan sekali manfaatnya.

    Tubuh kita akan terasa segar, ringan, seolah penyakit dari tubuh terbawa keluar. Dan memang demikian adanya.

    Kita bisa merasakan itu tatkala melihat gumpalan darah kental kehitam-hitaman yang keluar dari tubuh kita.

    Berbeda dengan ketika kita cuma menelan pil atau obat medis berbahan kimia lainnya.

  5. Apa itu Bekam?

    Pengobatan alternatif ini menawarkan penyembuhan berbagai macam penyakit dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang pengobatan medis.

    Pengobatan alternatif ini berasal dari Timur Tengah. Kata bekam sendiri merupakan terjemahan dari kata hijamah dalam bahasa arab yang merupakan asal kata dari al-hajmu yang berarti membekam. Menjadikan pemaknaan al hijamah atau bekam diartikan sebagai peristiwa penghisapan darah dengan alat menyerupai tabung, mengeluarkan darah dari permukaan kulit dengan penyayatan.

    Memang, bekam bisa kita jadikan media pengobatan yang ampuh. Soalnya, berbekam selain merupakan salah satu anjuran dari Rasulullah SAW, ternyata memang dapat kita rasakan sekali manfaatnya.

    Tubuh kita akan terasa segar, ringan, seolah penyakit dari tubuh terbawa keluar. Dan memang demikian adanya.

    Kita bisa merasakan itu tatkala melihat gumpalan darah kental kehitam-hitaman yang keluar dari tubuh kita.

    Berbeda dengan ketika kita cuma menelan pil atau obat medis berbahan kimia lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s