Sebagai perempuan,  kau adalah sejumput kesegaran, dengan secercah kelembutan.
Namun bila diaduk, muncul serbuk-serbuk ampas warna kelam yang harusnya terbuang.

Oleh karena itu aku lebih suka membiarkanmu melakukan yang kau suka.
Selama itu artinya aku selalu bisa menikmati senyummu, sebanyak aku mau.

Perempuan… perempuan…

Kamu bagus sekali dalam lukisan.  Jangan hidup dan mengaduk-ngaduk hidupku seperti yang kau lakukan pada pria lain ya.  Tolong.  Aku mohon.

Temanku yang seorang jadi gila karena bertengkar berkepanjangan dengan istrinya. Ia tak tahan dengan segala delikan dan penolakan yang membuat adrenalin mendidih tak tersalurkan. Ada undang-undang yang melarang kekerasan dalam rumah tangga kau tahu.  Bahkan bila kami ingin memeluk istri kami sendiri dengan memaksa.

Kau indah, dan kau goda kami dengan pakaian hitam kontras dengan kulit putih yang dengan pelit kau tunjukkan.  Kau tahu benar membangkitkan rasa ingin dan kepatuhan seekor anjing dari laki-laki yang kau jadikan sasaran.

Jangan, jangan siksa kami dengan itu semua. Bagaimana kami bisa membebaskan pikiran dari belenggumu dengan darah tersirap, hati mengharap…?

Perempuan…. perempuan…
Kau indah,  kau tahu itu.

Jangan tawan kami pria yang lemah dan tanpa iman.
Yang kan jatuh dengan sekali kedipan darimu, bak kena cambuk yang menjerumuskan.

Iklan

11 pemikiran pada “Curhat Laki-Laki Lemah Iman

  1. Itu kayaknya curhat dari lelaki lemah iman yang digoda wanita lemah iman juga. Karena Wanita beriman tak mungkin jadi penggoda.

    Wanita beriman adalah penyejuk jiwa, penentram hati, penawar pandangan.

    Wanita yang baik untuk lelaki yang baik, begitu juga sebaliknya, itu teorinya.

    Wanita memang laksana setetes embun

  2. Memang prihatin juga sih, mungkin diantara wanita jalanan itu adalah tetangga kita, saudara jauh kita, saudara kawan kita, yang sulit untuk menjangkaunya agar kembali ke jalan yang benar.Harus ada sekelompok manusia yang terorganisir dengan baik untuk membenahinya, termasuk pemerintah dan ulama. Tapi kalau masih kerabat dekat kita, adalah kewajiban kita untuk membenahinya.

  3. Kutambahin ah…

    Perempuan… perempuan…
    Sadarkah kau betapa lembut suaramu mampu mengaburkan akal sehat, lentik jemarimu sanggup meruntuhkan besi baja di hati setiap pria, dan kerling matamu bisa membekukan pikiran…
    Sungguh kusesali mengapa kami, kaum pria, hanya dibekali 10 akal saja untuk mengendalikan 1 nafsu…

    Hihihihi….:p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s