=======================================================================

*Hot Talks*    Mantan Presiden Soeharto yang berkuasa 33 tahun di Indonesia sejak tahun 1965 – 1998 kini mendekam di ruang rawat RS Pusat Pertamina karena gagal ginjal.  Cangkok ginjal sangat beresiko pada usianya yang 86 tahun.  Pengurus Rumah Tangga Cendana sudah menginvestigasi kesiapan Astana Giribangun dalam menerima Soeharto di rumah peristirahatannya yang terakhir.

=======================================================================

Kutipan dari Wikipedia : 

“Dalam arti umum, rumah adalah bangunan buatan manusia bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama periode waktu tertentu.

Rumah berbentuk ruangan yang dibatasi dinding dan atap, biasanya memiliki jalan masuk berupa pintu, bisa berjendela ataupun tidak. Lantainya bisa berupa tanah, ubin, keramik, atau bahan lainnya. Rumah modern biasanya lengkap memiliki unsur-unsur ini, dan ruangan di dalamnya terbagi-bagi menjadi beberapa kamar yang berfungsi spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi atau WC (Mandi Cuci Kakus), ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras, dan pekarangan.

Dalam kegiatan sehari-hari, orang biasanya berada di luar rumah untuk bekerja, bersekolah, atau melakukan aktivitas lain, tetapi minimal rumah berfungsi sebagai tempat untuk tidur, baik bagi keluarga atau perorangan. Selebihnya, rumah juga digunakan sebagai tempat beraktivitas antara anggota keluarga atau teman, baik di dalam maupun di luar rumah pekarangan.”

Demikian kutipan berakhir. 

Aku punya pendapat sendiri tentang konsep rumah.  Pernah dengan pernyataan idiom ‘feel at home’? yang hampir selalu diartikan sebagai ‘merasa nyaman seperti di rumah sendiri’, walaupun mungkin pada kenyataannya di rumah sendiri  belum tentu kita merasa nyaman? 

Aku sendiri lebih mengartikan ‘rumah’ sebagai ‘tempat di mana kita merasa nyaman’.   Dan bagiku itu berarti adalah dimana saja aku berada bersama belahan jiwaku.  Tidak musti merujuk ke satu tempat tertentu.  Kami bisa berada di kesepian hutan, keramaian mall, keheningan danau, di kedinginan malam maupun di keterikan matahari dan tetap merasa di rumah. 

Dia adalah rumahku dan aku adalah rumahnya.  Kala terpisah ruang dan waktu, hati kami telah berada dalam satu frekuensi yang bergetar bersama.  Dalam suatu rumah jiwa.

Happy 5th Anniversary, ayah.

*Suatu tulisan yang harusnya dibuat pada tanggal 21 bulan 12 tahun 2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s