Kalo harus terus terang, hari-hari terakhir 2007 ini aku lebih suka bergelung dalam  selimut sambil bercanda dengan si kecil (baca: anak2, emang mikir apaan ayo) di rumah.  Cuaca seperti ini: dinginnya pas, suasananya (yang kelabu) pas, dan kalo inget para bos sudah duluan booking cuti pada hari saat tutup buku akhir tahun, jadi makin ingin tenggelam lebih dalam di tempat tidur.  Aaa..aaaa… aku ketauan… tipical pemales, hihihi…

Akhir tahun begini yang paling sibuk teman2 di Logistik dan Asset dan Sekretariat yang ngawal keuangan.  Setulus hati aku berdoa supaya mereka kuat mempertahankan motivasi kerja di tengah cuaca seperti ini.

Btw, seminggu terakhir ini aku nggak ngisi blog.  Aku memang lagi introspeksi dulu apa blogku setahun ini sudah memenuhi etika dan kaidah perblogan apa belum.  Apakah sudah punya ciri khas yang membedakan blogku dengan yang lain.  Apakah blogku punya sesuatu yang bermanfaat untuk ditawarkan untuk dibaca oleh yang lain.  Apakah blogku telah mencapai tujuan awal pendirian blog ini, yaitu sebagai aktualisasi pikiranku yang tidak mungkin diutarakan pada saat rapat atau obrolan santai dengan rekan2 kerja.  Apakah sudah sesuai dengan sindiran mas Koen yang bilang bahwa produk isi blog adalah cerminan dari penulis yang melahirkannya.

Kalo harus dibikin prioritas, mana aja dari faktor-faktor ini yang lebih penting untuk diwujudkan dalam content suatu blog, diluar dari karakteristik si empunya blog : 

  • Tingkat kemanfaatan
  • Tingkat kemenarikan
  • Tingkat kelucuan/kesedihan
  • Tingkat keseriusan
  • Tingkat keterkejutan
  • Tingkat ketersambungan dengan blog lain
  • Tingkat kejujuran
  • Tingkat kesopanan bahasa
  • apa lagi ya?

Beberapa pertanyaan yang masih mengusik benak dan belum terjawab juga :

  • Dari jumlah gambar, apakah perlu disertai banyak foto/gambar?
  • Apakah baik bila kita ikut-ikutan membahas masalah politik?

Ataukah kita cuek saja seperti nasihat Lukman kepada anaknya:  orang lain akan selalu memberikan kritik pada kita, apapun yang kita lakukan. 

Iklan

7 pemikiran pada “Kita Biarkan Anjing Menggonggong?

  1. Hey.. Neng, gak usah tersindir dg tulisan Mas Koen. Menurutku, dia menulis ttg fenomena dunia blog di luar sana, yg kadang2 suka mbesar2in masalah kecil, sampe se-olah2 lbh penting dr masalah harga BBM yg terus naik. Tiap orang menulis ttg tema itu di blognya, dan yg lain saling komentar. Gak ada solusi. Yg ada masalah yg makin ribet. Pokoknya aneh deh. Awalnya aku sempet tertarik baca. Tp lama2 membosankan. Dan aku pun berhenti. Aku pikir, aku udah punya cukup masalah di dunia nyata. Jd buat apa aku nambah masalah dr dunia maya 🙂

  2. Kalo mau tau contoh tema sensasional itu, aku bisa sebutin 2: tentang blog seleb, dan tentang blogger baru bernama Sarah. Kalo macam kita mah cuma blogger autis, yg punya dunia sendiri, gak ikutan komunitas blogger manapun 🙂

  3. Orang Bermimpi>org berfikir>org berbicara/menulis>orang bekerja/beramal>orang bekerja/beramal dgn ikhlas

    selamat!..dgn bikin blog,anda bisa tau posisi anda ada dimana , jadilah kelompok akhir yg minoritas di atas. Krn itulah hakekat ibadah seseorang

  4. blogger autis … ?? hmm.. kayaknya sih… abis aku suka sibuk sendiri kalau sudah ber blog ria, tapi.. gak juga deh.. soalnya jadi bisa sharing dgn anis, D, honey dll
    *yg kerjaannya di depan komputer jadi “kudu” nyari temen “ngobrol di dunia maya” 🙂*

  5. bener Dev, memang pertama kali bikin blog tujuannya buat ajang silaturahim ama teman2, jadi pas kopdar suatu szat aku gak perlu cerita banyak2 secara aku orangnya pendiam dan ga banyak omong.
    *oh yeah???
    hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s