Perjalanan memakan waktu sekian lama mencari sepatu sejati.   Kadang, yang didapat dari tahapan jatuh cinta pada pandangan pertama, setelah dirasa-rasa, tak cocok dikakiku dua-duanya.  Di jari dan di daerah tumitnya bisa lecet dibuatnya. 

Mungkin karena aku belum mengenal diri sendiri seutuhnya, maka aku masih kena jeratan penampilan barang-barang, seperti aku sendiri yang masih mengutamakan peningkatan kemasan luar daripada isi di dalam. 

Ah, itu dulu, waktu masih bujang.  Sekarang masa salah pilih sudah berlalu, aku sudah tahu yang kumau.  Dan ketika itu terjadi, pilihan barang-barangku akhirnya jarang ada yang mubazir. 

Akhirnya tinggal dua pasang sepatu yang kupelihara.  Sepasang Scholl dan BonStep.  Yang satu mahal, yang satu murah, dan secara mengejutkan memiliki kualitas sama.  Mungkin inilah kriteria sepatu sejatiku: dua-duanya berhak datar, dan nyaman dibawa berlari-lari.  Karena mungkin itulah aku yang sejati : bersahaja, cuek dan tak sabaran. 

Mengagetkan, Scholl yang mahal ternyata tidak bisa dipakai saat hujan, solnya licin dan bisa bikin aku kecelakaan.  Aku hampir menjulukinya sepatu borju, tapi urung, mengingat dia harusnya nyaman di segala suasana dan cuaca, berhubung harusnya sesuai dengan harganya.  Tapi dia hanya bisa di satu cuaca, yang kering tanpa hujan.  Harganya mahal tapi manfaatnya hanya separuh kurasakan.

Jadi begitulah si BonStep, sepatu Jepang yang beruntung kudapatkan di bazaar kaget, menemaniku dalam suka dan duka. Dia satu-satunya sepatu yang dengan bangga kupakai untuk rapat kerja maupun jalan ke mall.  Kulitnya sudah aus, dan mulai menuai kritikan dari suamiku, tapi aku menyayanginya, hanya belum sampai level tidur sekasur denganku.  Haha. 

Saat banjir, BonStep membuat aku gembira menerobos tetesan air. 

Harganya yang murah membuat aku tidak ragu-ragu menjejakkannya di tanah basah.  Pun tiada sesal bila air hujan merembes di antara sambungan sol.  Berhubung pagi esoknya bila kuangin-angin dia, kering ia.

Ah sepatu banjir… aku kan setia padamu sebagaimana kau setia padaku. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s