Apa yang kau rindukan dari Ramadhan?
Posted by: D on: September 21, 2011
Ramadhan baru saja lewat.
Ketika mendengar orang berkata : ‘Aku sudah merindukan Ramadhan lagi’, aku bertanya-tanya apa motif dibalik pernyataan itu. Tentu itu bukan urusanku. Urusanku, hanyalah, di bagian mana aku akan setuju dengan mereka.
Ini ada beberapa pilihan motif :
- Karena jam kantor jadi lebih singkat untuk kebanyakan instansi/perusahaan.
- Karena ada saat buka puasa yang istimewa, jadi merasa sah untuk mengadakan berbagai macam penganan, yang jarang/tidak pernah diadakan sebelumnya. Maksudnya sebagai reward karena telah menahan diri di siang harinya.
- Karena suasana sahur yang hangat bersama seluruh keluarga, di waktu sepertiga malam terakhir yang tenang dan nyaman, mengetahui bahwa di seluruh dunia, muslim sedang melakukan hal yang sama.
- Karena ada tambahan penghasilan berbentuk THR.
- Karena perputaran barang dan makanan di pasar jadi lebih kencang, karena ada unsur THR, acara mudik dan merayakan lebaran.
- Karena ini saat yang tepat untuk mengontak orang-orang dekat yang jarang kita temui sehari-hari.
- Karena orang sedang dalam mood berbagi, jadi banyak makanan/pakaian gratis dibagi-bagikan. Tentu saja termasuk angpau lebaran.
- Karena di malam hari bulan Ramadhan, suasana begitu hangat dengan suara takbir dari yang sedang sholat tarawih dan bacaan Al-Quran.
- Karena hanya di hari-hari dan malam-malam bulan Ramadhan, muncul satu rasa khusus yang tak dapat dijelaskan, yang melesak di dalam tenggorokan, menyimpul di perut, sulit untuk dinyatakan.
Sepertinya aku yang terakhir ini deh.
Like this:
Be the first to like this post.
Yang Ninggalin Jejak