Perempuan Banget!

Kelangkaan Gas Elpiji Kayaknya Bakal Lama

Posted by: D on: Juni 6, 2008

Akhir bulan memang pas jadwalnya gas elpiji 12 kg jatah masak di dapur habis… jadi seperti biasa,  langsung pesen ke Toko Gabe di blok belakang rumah. 

Ibu beruntung,” kata si Lai yang jualan, “Saya baru dapat stok elpiji setelah nyari ke pelosok di daerah Jonggol.    Tapi harap maklum, harganya terpaksa saya naikkan, karena untuk menjemput tabung ini saya harus menyewa pick up lagi…”

Aku hanya bisa pasrah, seperti pasien di tangan dokternya.  Tanpa gas, dapur bisa nggak ngebul.  Untung si Lai tidak terlalu tinggi menaikkan harganya, malah bisa dibilang pas-pas saja.    Biasanya Rp 56rb jadi Rp 60rb.

Sabtu malamnya berkunjung ke rumah ipar.  Ceu Yuyu kebingungan mau menyediakan makanan buat ponakan-ponakan lucunya, karena ternyata gas di dapur juga belum terisi lagi setelah kosong seharian.

Belom dapat gas nih…, “ akunya.   Untung ada kompor minyak tanah yang masih belum kering isinya.  Jadi ponakannya bisa dapat telur dadar goreng.  

Buru-buru kami menelpon Toko Gabe, siapa tahu mereka masih punya tabung yang isi.  Ternyata masih, dan ini juga baru datang stok baru lagi setelah tadi siang langsung habis disikat pembeli.   Kami booking satu tabung lagi.

Minggu pagi ke Bogor, ketemu adik.  Ketemu lagi masalah yang sama.   Setelah mencari ke sana kesini, dapat seharga Rp 75rb.  Halah.  Apa yang dirasakan rakyat kebanyakan nyampe juga ke keluarga besarku.  Ngantri gas?  Ampyun… dalam hati aku berdoa semoga nggak berlangsung lama.

Doaku menemukan jawaban…  barusan baca di detik.com soal pengakuan Pertamina bahwa mereka makin kewalahan melayani permintaan gas elpiji 12 kg.

Sepertinya kami harus terus beruntung untuk jangka waktu yang lama…. or else…

Tag: , ,

5 Tanggapan ke "Kelangkaan Gas Elpiji Kayaknya Bakal Lama"

Yah, semoga semuanya selalu beruntung, pas lagi butuh ada barangnya sekaligus ada uangnya, buat cadangan: siap2 ngumpulin kayu bakar..

kayak dulu lagi ya sis? sambil masak bari siduru.

Menurut Wapres Republik BBM Ucup Kelik, harga BBM naik itu wajar saja, khan yang mengurus PERTAMINA ( PEr TAhun MInyak NAik ), coba kalau yang ngurus PERTAMITU, pasti turun.

Gas Elpiji langka juga wajar, khan Wapres nya juga Mr … Kala, jadi ada kalanya ada, ada kalanya nggak ada. :)

*just kidding*

Musibah memang paling enak disikapi dengan humor…

[...] jika krisis gas (yang notabene adalah sarana untuk masak itu) jadi berkepanjangan seperti kata Dina, kira2 apa yang akan kita lakukan? Untuk air minum, mungkin permintaan air siap minum bakal [...]

Tinggalkan Balasan

Author

Tentang

RSS All of D

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Hello Visitor!

Terima kasih telah mengunjungi blog ini

  • 49,741 kali :)

Yang Ninggalin Jejak

D di Rumah Bambu
D di Rumah Bambu
D di Rumah Bambu
D di Rumah Bambu
D di Rumah Bambu

Saya mendukung gerakan ini…

Stop Bugil