Posted by: D on: April 14, 2008
Proses pilgub Jabar kemarin, keluarga besarku punya pilihan masing-masing.
Adikku yang PNS pilih DA’I (dia loyal sama bosnya nih, pilih status quo)
Suaminya PNS GOLPUT (emang ga sempet, memprioritaskan benerin mesin mobilnya yang ngadat ke bengkel)
Sepupuku GOLPUT (males mandi pagi di hari Minggu)
Nenekku GOLPUT (menderita kelumpuhan pasca stroke, dan nggak dapat kartu pemilih)
Susternya nenekku GOLPUT (jagain nenekku dong)
Mamaku (PNS juga padahal) pilih HADE (ingin menggunakan ‘baju baru’ daripada baju ‘bekas’)
Papaku berangkat subuh ke Bandung kondangan sepupuku yang nyunatin anaknya… GOLPUT deh.
Tanteku dan suaminya (juga PNS) pilih HADE (pro perubahan)
Aku & suami (satu paket) pilih HADE (simpatisan PKS)
Iparku pilih AMAN (wong Kuningan pilih wong Kuningan)
Omku yang satu lagi pilih untuk main ke tempat wisata bareng keluarga. GOLPUT.
Ooops PEMILU sekarang jadi udah nggak rahasia lagi ya… 
Dari bisik-bisik tanteku, TPS di wilayah rumahnya sepi pengunjung. Demikian juga yang kusaksikan di TPS tempat aku mencoblos. Dari liputan pandangan mataku sih, toko-toko di pasar Cibinong maupun di pasar Anyar pada tutup. Mungkin pemilik toko memberi kesempatan pada pegawainya untuk mencoblos.
Kemudian ketahuan GOLPUT yang menang.
Kira-kira aku bisa meraba-raba lah apa yang terjadi (udah kira-kira, raba-raba lagi).
Makanya hasil quick count yang diumumkan di stasiun TV The Election Channel kemarin sore tidak mengherankan lagi, cocok belicok kalo dibandingkan dengan quick count di keluarga besarku hahaha…
Cak Alief bilang bukan HADE yang menang, tapi GOLPUT yang menang. Ya bener juga sih… tapi aneh aja dong, berhubung nggak ada foto yang bisa dipajang, gimana kita bisa tahu wajah pasangan GOLPUT yang akan menjadi pemerintah di wilayah tatar Sunda ini
Trus kalo ada masalah, mau minta solusi sama siapa? Atau kalo ada musibah, siapa yang bisa dihujat? huehehehe, niatnya jelek amat…
Just kidding bro!
Hikmahnya, dinamika politik yang terjadi di luar membuat aku jadi lebih paham isi kepala anggota keluarga besarku … OK lah kami punya pilihan masing-masing, tapi bukan berarti sebagai keluarga kita jadi terpecah-belah kan? (Walaupun sempat ada keheranan dengan pikiran adikku yang pilih DA’I, tapi tak apalah mungkin otaknya belum berevolusi secanggih kakaknya hahaha… *hope she doesn’t read this
)
Soalnya siapapun yang menang, kemungkinan besar tidak akan berpengaruh banyak terhadap kondisi keluarga kami, ngapain juga berantem?
*apatis: on
Atau… anda ingin membuktikan bahwa akan ada perubahan besar pada keluarga-keluarga di Jawa Barat, bila anda yang terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat nanti, HADE?
Kami tunggu aksimu.
Rame amat…:D Ikutan dong!
Semoga istiqomah dah si HADE ituh. Ujian buat PKS tuh. Kayanya belom terlalu heboh prestasinya dari wakil2nya yang ketiban amanah buat jadi pejabat tertinggi daerah.
Simpatisan PKS yah? Bagus2, cukup bijaksana *suit2 sambil tepuk tangan*
April 15, 2008 pada 4:55 am
Sedikit informasi tentang HA ada di mari